Rabu, 03 Desember 2014

Serunya Kelas Menulis Bersama Anak Rumah Tahfidz #1

Pertama kali diminta Kak Fadhli untuk membantunya dalam membidani sejumlah anak-anak di Rumah Tahfidz menulis buku, hmm, agak mikir lama juga tapi setelah itu diiyakan hehehe, dan terbukti sampai sekarang terus diterapkan metode yang cocok agar anak-anak usia SD merasa asyik menulis tanpa harus terbebani.

Hari ini, aku lupa pertemuan keberapa -_-“ yang jelas sudah 3 bulan kami membimbing adik-adik yang lucu, ceria dan cerdas di Rumah Tahfidz.

Adapun sekolah non-formal ini didirikan oleh sepasang suami istri, yang lebih vocal adalah Bu Mulia, sang istri. Awalnya sekolah didirikan untuk ketiga anak mereka, karena mereka sepakat untuk mendidik dan mengajar anak mereka secara homeschooling namun mempelajari dan menghafal Al Qur’annya dapat, nah mereka pun mulai mencari metode yang tepat, dan akhirnya berujung pada menerapkan juklak dari Rumah Tahfidz Ustadz Yusuf Mansur. Namun lama kelamaan, makin banyak anak sekitar yang bergabung dan sampai sekarang Rumah Tahfidz mereka berkembang.

Aku dan Kak Fadhli merasa luarbiasa sekali diberi kesempatan untuk terlibat dalam mengabadikan keseharian mereka dalam sebuah buku. Maka, jadilah kami sejak tiga bulan lalu menjadi guru bimbingan menulis untuk adik-adik kami ini.

Kami membimbing 11 orang adik-adik, 8 laki-laki dan 3 perempuan. Oh ya sistem Rumah Tahfidz yang terletak di daerah Andan Sari, sekitar 20 menit dari Marelan Pasar 1, anak lelaki menginap dari hari Senin-Jum’at, Sabtu-Minggu mereka melepas rindu alias pulang hehehe, sedangkan anak perempuan tidak menginap, masuk sekolah seperti anak lelaki, jam 8. Dibuat menginap, agar target hafalan tercapai.

Pertemuan pertama kami mulai dengan orientasi menulis dan suntikan semangat, kemudian disepakati agar melatih adik-adik menulis dibuatlah buku harian, setiap hari adik-adik mengisi buku hariannya, dengan konsekuensi bila tak mengisi sehari saja, maka bisa didiskualifikasi, alias tidak diikutkan dalam proyek buku, jadilah adik-adik ini semangat selalu.



Pertemuan berikutnya karena mengejar target, sejak 3 minggu lalu, kami sudah mulai menerapkan metode menulis yang fun. Metode diambil dari Modul dan Menggambar Cerita dengan Teknik Keajaiban Setetes Air milik Rumah Kreatif Salsabila FLP Kalimantan Timur.

Minggu pertama, adik-adik distimulus untuk menggambar dasar, seperti menggambar garis, gelombang dan lingkaran, serta bentuk tetes air. Selanjutnya kami menggambar kucing, huwaa ternyata semua pada suka gambar, dan bagus-bagus hasil gambarnya :D setelah menggambar, adik-adik diminta untuk menuliskan kisah kucing yang telah mereka gambar, dengan saling membantu, dan ternyata imajinasi mereka keren-keren.



Dua minggu kemudian, tepatnya Hari Jum’at, kami bertemu lagi, dan saya single fighter hehehe, alias minus Kak Fadhli, pertemuan ini sudah mulai fokus untuk mengeksplor adik-adik dengan cara mewawancarai mereka satu per satu, setelah sebelumnya saya beri tugas untuk menggambar kisah kucing yang telah mereka tulis dua minggu lalu, saya pun mewawancarai adik-adik, hihihi mereka unik banget :-p malu-malu gitu diwawancarai. Hari itu terjaring 5 orang yang berhasil saya wawancarai.

Dan tarraaaa, hari Rabu lalu kami bertemu lagi dalam pertemuan yang kesekian :D. Kali ini saya datang sendiri, Kak Fadhli nyusul. Adik-adik dengan keceriaannya pun menyambut saya.

Pembukaan kelas menulis, saya awali dengan senam,’angkat tangan ke atas, ke belakang, ke kanan, ke kiri, lalu pegaaang hidungnya *sementara saya pegang dagu* :-p , dan semua tak ada yang terkecoh, konsentrasi bagus, saya pun mengulangi gerakan yang sama, namun, kali ini saya komandokan untuk pegang ‘hidung temannya’ hahaha.

Selesai senam, hidung adik-adik pada merah hihihi, semangat banget temannya memegang hidung mereka -_-“ , sesi berlanjut dengan menggambar si jerapah lucu, ini idenya Amir. Menggambar pun dimulai, step pertama, membentuk badan jerapah, step kedua menggambar wajah jerapah, step ketiga kaki dan tangan jerapah, dan terakhir finishing, menggambar telinga, mata, mulut, kemudian corak hitam pada badan jerapah, serta rambut.

Nah, sesi menggambar rambut, saya ngakak bwuahahaha dibuat Fauzan yang duduk disebelah saya, soalnya dia membuat rambut jerapahnya dalam berbagai model, model Naruto -_-“, rambut jigrak jigrak begitu, rambut Dora :D, rambut si mancung -_-“ tokoh anak perempuan dalam sinetron ‘Mak Ijah Pengen ke Mekah’, dan rambut terakhir yang fix adalah rambut Naruto :-p



Seperti biasa setelah menggambar, adik-adik diminta untuk menuliskan cerita dari tokoh Jerapah Lucu yang sudah mereka gambar, nah saya, mengambil dua orang untuk diinterview.
 
Gak berasa 2 jam berlalu, adik-adik kondusif nya hanya 15 menit pertama, setelah itu, menyusul saya yang sedang dalam proses memwawancarai teman-temannya. Wawancara pun dilakukan seadanya, dan saya kembali duduk melingkar dengan adik-adik, melihat hasil kerja mereka, membaca cerita mereka, hihihi keren dan lucu.

Jam 4 tepat, Kak Fadhli pun datang, bahagianya lagi dengan tidak tangan kosong :-p alias Kak Fadhli bawa roti buat adik-adik. Inilah dialog bagaimana adik-adik itu menerima roti dari Kak Fadhli, adik-adik memanggil Kak Fadhli dengan sebutan Om ^_^ :

Om Fadhli : Ya, adik-adik, siapa yang mau rotiii?

Adik-adik : sayaaaaa!!! (yaiyalah semua pada mau, pake nanya lagi Kak Fadhli :-p )

Om Fadhli  : Kalau begitu, roti ini akan Om bagi kepada adik-adik yang bisa merayu Om, supaya Om kasih.

Hihihi Kak Fadhli ada aja, mau bagi roti aja minta dirayu, tapi seru juga hihihi

Salman : Om, aduh om, saya sakit perut om (sambil pegang perut), mintalah rotinya om *pinter juga acting si Salman*

Hahahah, saya ngakak dengar rayuan Salman
Lain rayuan Salman lain pula rayuan Juza

Juza : (pasang wajah memelas, dan suara lemes gitu) Ooom, minta rotinya, ooom

Hahaha dengarnya kayak orang yang belum makan roti sehari sekali, #loh kok ? hahaha

Om Fadhli : Hahaha, oke oke, akan om bagikan, tapi adik-adik, coba hitung berapa jumlah kita disini? Soalnya Om hanya bawa 15 roti?

Semua pada menghitung, dan total anak-anak ada 19 orang.

Om Fadhli : Nah, 19 orang, jadi gimana ini? Ada yang punya ide, agar roti ini bisa dibagi merata?

Fauzan : Saya Om, saya ada ide, (kami pun mendengar ide Fauzan dengan baik dan tekun) gimana kalau Om beli lagi rotinya.

Saya dan Kak Fadhli, GUBRAK!!! Hahahaha , tapi bagus juga lah idenya tu :D

Malik : Saya ada ide juga Om

Om Fadhli : Ya, Malik ,apa ide Malik?

Malik ini bungsu dari Abi dan Ummi pemilik dan pengurus Rumah Tahfidz, sedangkan abangnya si Imam dan si Amir, sama-sama juga ikut kelas menulis.

Malik : Gimana kalau, yang kakak adik, rotinya dibagi satu aja

Semua dari kami ketawa dan setuju dengan ide itu, sedangkan Imam dan Amir, syok mendengarkan ide adiknya.

Om Fadhli : Wuuaa, ide bagus sekali itu Malik, berarti Om kasih satu roti yang panjang ini ya buat Malik, Imam dan Amir, bagi tigaa yaaah.

Imam dan Amir : yaaaaaa…. Masak gitu Om T_T hihihi

Begitulah tingkah dan celoteh unik dari adik-adik di Rumah Tahfidz ini, saya kira bersebab mereka belajar di Rumah Tahfidz dengan kegiatan di sekolah dan target hafalan yang menanti, mereka anak yang seriusan ,  ternyata doyan humor, tapi teteup tetap harus diarahkan agar humor yang tercipta tidak menyakiti dan membuat ketawa berlebihan yang bisa berakibat mematikan hati.

Sekian dulu cerita adik-adik di Rumah Tahfidz ini, tunggu cerita selanjutnya yaaa, dan mohon doanya juga ya para pembaca, agar buku kami bisa selesai dan terbit serta ada aja donatur yang baik hati yang membantu biaya penerbitan buku kami, karena misi dari buku ini nantinya, menginformasikan kepada orangtua teman kami, bahwa menghafal qur’an itu menyenangkan loooh, aamiin ^_^

Selasa, 02 Desember 2014

Rahmadiyanti Rusdi : Saya Suka Kota Medan Karena Angkotnya

Siapa yang gak kenal Mbak Rahmadiyanti Rusdi atau yang akrab disapa Mbak Dee? Tentu FLPers pada tahu ya, buat yang bukan FLP juga gak apa, bila belum tahu, biar tahu maka kita makan tahu eh saya beri tahu ya *ini kenapa jadi ngobrolin tahu sih -_-“ * 
sedikit saya paparkan profil tentang Mbak Dee, kalau mau banyak, langsung aja ke Mbak Dee nya yah, insyaAllah langsung dibalas ke hp kamu *hihihi, kalau masih ingat tagline iklan ini, berarti kamu sebaya dengan saya, hahaha, #gagalfokus *

Mbak Dee adalah salah satu orang yang turut terlibat dalam membesarkan FLP, saya kenal Mbak Dee dari karya-karyanya, apalagi waktu buku-buku terbitan Lingkar Pena Publishing House masih eksis, ya karena Mbak Dee jadi editor juga di LPPH, jadinya banyak juga tulisan Mbak Dee yang tergabung dalam beberapa antologi, nah sekarang selain masih menjadi pengurus FLP Pusat, tepatnya diamanahkan menjadi Ketua Harian 1 untuk Periode 2013-2017, Mbak Dee juga bergiat di Penerbit Noura Books sejak tahun 2012 di bagian Marketing dan Promosi.

Gimana? Udah kenal dengan Mbak Dee? Kalau belum, lanjut lagi ya baca tulisan cantik ini :D Jadi ceritanya, Mbak Dee mendarat di Medan tanggal 28 Nopember bersama keluarga tercinta untuk travelling, Mbak Dee ini selain suka nonton bola, juga hobi travelling looh. Sampai dimana tadi? Oh ya mendarat yah, sesampainya di Medan, Mbak Dee sekeluarga langsung go to Parapat, pokoknya keliling Sumatera Utara dah, Danau Toba, Samosir, Berastagi, Sipiso piso, dan tanggal 30 Nopember, berakhirlah perjalanan di Medan, jadi sebelum kembali ke Jekardaah, Mbak Dee menyempatkan diri untuk singgah di sarang penulis FLP Sumut atau Rumah Cahaya. 

Dok.Pri

Maka mengalirlah diskusi diskusi seru dari Mbak Dee, meski hari Minggu itu cuaca Medan sedang galau alias Mendung berhujan rintik rintik, tapi semangat FLPers untuk hadir ke Rumcay gak surut, malah ramai *_* 

Diskusi tentu gak jauh jauh dari FLP, tulisan, penerbitan dan travelling hehehe. Mbak Dee membuka diskusi dengan kekagumannya akan kota Medan yang masih mempertahankan sarana transportasi umumnya, karena di beberapa kota di Indonesia, transportasi umum sudah mulai punah, yang masih eksis itu, bahkan lebih dari eksis, alias over angkot hihihi, Medan, Padang dan Bogor :D, ngobrolin soal kota dan angkot, saya jadi teringat dengan pengalaman Aa yang ke Bali awal Nopember lalu, di Bali itu angkot gak ada, angkot pernah ada di Bali, tapi gak ada penumpangnya, bersebab warga Bali lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi, WoW :D . Bersyukurlah wahai anak Medan, angkot masih eksis weeeiii, gak kebayang angkoters tanpa angkot, ibarat aku gak lengkap tanpa kamu, #eaaak. 

http://marvellchristian.blogspot.com/2012/03/sudako-kuning.html?m=1
Sebenarnya ada banyak hal yang ditanyakan FLPers kepada Mbak Dee, termasuk saya :D, saya menanyakan seputar tips menjadi seorang editor dan bagaimana Mbak Dee bisa menjadi seorang yang sinting buku ? ^_^ 

Mbak Dee pernah cukup lama menjadi editor di LPPH tentu ia punya pengalaman yang banyak mengenai hal tersebut, dan inilah dia tips nya: 

Pertama, seorang kalau mau menjadi editor mestilah punya keterikatan dengan buku, karena pada saat mengedit naskah, editor tidak akan terpaku dengan buku yang diedit saja, tetapi juga memerlukan referensi dari buku lain yang berkaitan dengan buku yang sedang diedit. Di poin pertama ini Mbak Dee menceritakan pengalamannya saat mengedit novel Mbak Sinta, Tahta Awan, dari satu novel tersebut, Mbak Dee sampai harus membaca banyak literature agar maksimal dalam mengedit. 

Kedua, seorang editor wajib banget banget menguasai teknik mengedit. Seperti yang kita ketahui, mengedit bukan sekadar memperbaiki tanda baca yang tak tepat, memperbaiki kata yang salah ketik, nah kalau begitu mah kerjaanya copyeditor *saya baru tahu ada yang namanya copyeditor* tapi lebih dari itu. 

Tips ketiga, punya KBBI, malah sudah ada KBBI online. Wuaa sekarang, mau ngapain ngapain aja mudah banget yah, komen Mbak Dee disela-sela penjelasannya tentang tips ketiga ini, mau edit aja, KBBI sudah ada yang online, gak perlu membawa KBBI yang tebalnya minta ampun. Pun begitu, memiliki yang online dan offline malah lebih bagus ya kan? 

Selain harus punya KBBI, tips keempat, editor mesti punya kamus ungkapan, kamus sinonim, dan punya printout gaya selingkung—setiap penerbit punya penerapan kata saduran yang berbeda beda, contohnya pencantuman kata ‘salat’ di penerbit Gramedia Pustaka Utama, nah di penerbit lain bisa jadi bukan kata ‘salat’ yang diketik tapi shalat. (biasanya penerbit yang bersangkutan akan membaginya pada editor mereka) 

Dan tips kelima, Editor ituuuu wajib berwawasan luas was was was, sekarang informasi tersebar luas yah, apalagi didukung dengan fasilitas teknologi yang canggih, jadi editor gak bisa cuek cuek beibeh lagi dengan kondisi sekitar ^_^ 

Makin semangat menjadi seorang editor nih, InsyaAllah Bisa!!! 

Nah, menjadi apapun kita, gak lengkap tanpa gak gila baca yah, termasuk Mbak Dee, sebelum sinting buku, ia gila buku dulu hahaha. Awalnya memang distimulus dari keluarga khususnya sang ayah. Ayah Mbak Dee punya hobi baca juga, jadi wajar banget Mbak Dee gila baca bahkan sekarang sinting baca buku :D So, bila nanti jadi orangtua dan anaknya mau punya hobi baca juga, maka mulailah dari orangtua khususnya ibu untuk gila membaca buku ;) 

Oh ya, kehadiran Mbak Dee juga gak bisa dipisahkan dari penerbit Noura Books, nah mumpung orang dalamnya disini, FLPers ada yang bertanya trik agar naskah kita bisa masuk ke meja redaksi Penerbit Noura Books. Hmm nyummy. Dalam pemaparannya Mbak Dee sampaikan bahwa sebenarnya sama aja dengan penerbit lain, hanya saja, sekarang agar naskah kita dilirik penerbit, maka sebaiknya baca pasar terlebih dulu. Contohnya paling sederhana: Pak Ridwan Kamil, walikota Bandung, nah kesohoran dan terobosan dia selama menjabat sebagai walikota yang unik menjadi ide seorang penulis untuk membukukannya dan akhirnya jadilah naskah biografi tentang pak walikota, sekarang lagi proses cetak. 

Iya juga yah :D 

Well, Hampir dua jam kami berdiskusi dengan Mbak Dee, gak berasa euy *yaiyalah cuma dengerin, yang berasa itu Mbak Dee nya hihihi* . Big Thanks Mbak Dee udah mau share info ke FLP Sumut dan bagi bagi buku terbitan Noura Books jugaaa loh untuk perpustakaan Rumah Cahaya FLP Sumut, semoga berkah *_* dan berkesempatan ke Medan lagi.




Rabu, 26 November 2014

A to Z Membangun Toko Online buat Pemula


Judul             : Sukses Membangun Toko Online
Penulis            : Carolina Ratri
Penerbit           : Stiletto Book
Cetakan            : I, Juli 2014
Halaman          :211 Halaman

Toko online bukan istilah baru lagi buat sebagian orang, termasuk saya. Dua tahun lalu, tepatnya tahun 2012 saya mengenal toko onlinedari Mbak saya, Mbak Ratna . Waktu itu saya sedang dalam kebingungan yang nyata, soalnya baru ketimpa musibah ini.  Dan saya memerlukan banyak uang untuk membayar kerugian yang saya alami, dan solusi yang dibagi Mbak Ratna adalah dengan membuka toko online. Mbak Ratna belajar secara otodidak dan ia berhasil, nah saya? :D
 
Saya mencoba apa yang dilakukan dan diajarkan Mbak Ratna, mulai dari buat akun baru di Facebook, kemudian mencari toko online grosir yang membuka kesempatan buat para reseller dan dropshipper dan saya pun  menawarkan diri, strategi promosi, pokoknya semua dah. Sebulan berlalu, dikarenakan kesibukan yang meraja sebagai pengajar yang kejar tayang dan kejar setoran juga, akhirnya itu toko cuma bertahan sebulan T_T, dan saya merasa gak berbakat di dunia toko online, akhirnya keinginan berwirausaha terpendam kembali. Kemudian bangkit lagi setelah baca buku yang ditulis Mbak Carolina Ratri, ‘Sukses  Membangun Toko Online’ *kecup kecup buku SMTO* :D

dok.pri
Masih teringat  jelas kutipan dari film The Social Network (2010), Dulu kita hidup di desa, lalu kita hidup di kota dan sekarang kita akan hidup di internet. Sepertinya bukan ‘akan’ lagi, tapi ‘telah sedang’ hidup di internet, bayangin buat belanja aja gak perlu repot-repot berpeluh ria berdesakan memburu pakaian bagus di pasar atau mall, tapi sudah tinggal ‘klik’ saja, apalagi kalau bukan belanja di toko online.
dok.pri (capture from Rezeki Nomplok dari Kontes Blog by Harris Maulana)
Awalnya online shop merupakan strategi baru pemasaran di dunia maya yang dikembangkan oleh perusahaan perdagangan,  namun sekarang amat sangat pesat perkembangannya, bahkan online shop lebih banyak didirikan dan dijalankan oleh perorangan. Hmm…apalagi pengguna internet di Indonesia juga semakin meningkat.

Pun begitu, sejatinya tulis Mbak Carolina pada halaman 9 , bisnis online sama saja dengan bisnis offline, perlu kerja keras dan motivasi yang tinggi untuk serius menjalankannya . Nah, itu dulu yang perlu dicatat dan di-camkan baik-baik. Wuidih galak banget saya hahaha, tapi beneran deh, buku ini bakal gak bermanfaat kalau habis baca dianggurin, yang namanya buku panduan, perlu alat dan bahan agar bisa langsung praktek, betul? Saran saya, sebelum baca buku ini, pastikan kita berada di depan laptop dan terkoneksi dengan jaringan internet yah ^_^ oh ya pulpen atau pun stabilo gak boleh jauh-jauh dari jangkauan kita.

Buku yang diterbitkan oleh penerbit buku perempuan yang paling mengerti pengetahuan tambahan para perempuan Indonesia, Stiletto Book, ini terdiri dari delapan bab. Sebelum melangkah pada bab pertama, oleh penulis kita diajak berkenalan dengan Apa Itu Toko Online dan Mengapa Berbisnis Online, pada Pendahuluan.

Pendahuluan yang manis saya pikir, dari pendahuluan aja, ternyata meski saya gak gaptek amat, tapi yaelah banyak yang saya gak tahu hahaha. Pendahuluan ini bagi saya warming up banget >_<  Mengapa Berbisnis Online?  Pada pembahasan ini, saya ingin menambahkan tulisan Mbak Carolina, untuk ukuran zaman sekarang, saya pikir perempuan harus mandiri, bukan berarti tidak memerlukan suami (bagi yang sudah berumah tangga) artinya perempuan kadang banyak inginnya, *aku banget :-D * dengan mempunyai penghasilan sendiri, tentu kita gak begitu membebani suami, dan membuka toko online bisa jadi solusi :D.

Persiapan Toko Online,  judul besar tersebut tercantum di Bab 1, kita sudah berada di Bab 1. Yeay!. Buat pembaca perempuan yang merasa gaptek banget, jangan keburu alergi ya dengan buku pedoman beginian, saya paham sekali, karena saya termasuk di dalamnya hahaha,  ada banyak buku tentang membangun toko online tapi gak banyak juga yang mengerti perempuan, apalagi buat yang alergi istilah teknologi hihihi mending disodorin berbagai nama jenis bumbu masak dah daripada istilah teknologi. Saya yakin Mbak Caroline sangat mengerti perempuan, terbukti dari penjelasan yang ada dalam buku ini, ringan , informatif, dan aplikatif. Ibarat persiapan melahirkan, nah membangun toko online juga ada persiapannya, apa aja? Cek di Bab ini yaah. By the way, dari Bab ini saya baru tahu kalau PO singkatan dari Purchase Order -_-“ taunya selama ini Pre-Order hahaha. Dan yang paling ‘wow’ banget, saya baru tau juga kalau ada situs yang membantu membuat logo onlineshop sendiri *_* , tinggal tergantung kitanya, mau minta bantuan teman yang jago desain logo dan berbayar, atau mau buat sendiri, juga okeh ^_^.

Buku Sukses Membangun Toko Online ini keren banget, sekeren cover-nya yang colourful, soalnya pada Bab II, pembaca diajarin Membuat Situs Web Online, jadi satu paket gitu,  paket membuat web *_*, tahun 2007, saya ingin buat web, saya harus membeli buku khusus yang membahas tentang itu T_T tapi dibuku ini, sudahlah dapat tentang ilmu bisnisnya, eh dapat juga tutorial supaya bisa eksis di dunia maya *yaiyalah namanya juga bisnis online hehehe*

Ciyee yang sudah punya web  buat jualan, *_* lalu apa dong sekarang kalau sudah punya web  alias toko maya kita? Pada Bab III, Manajemen Konten Toko Online dan Bab IV Mempercantik Tampilan Toko Online,  penulis juga menuntun pembacanya, jadi setelah buat web, pembaca gak ditinggalin begitu aja :D, di kedua Bab ini, Mbak Carolina berbagi tips mengelola toko maya kita, mulai dari majang foto dagangan, sampai mempercantik toko. Dijamin pembeli betah deh di toko maya kita, bawaannya mau order lagi dan lagi :D.

Pada awal-awal Bab, pasti pembaca bakalan berlelah lelah, soalnya perlu waktu untuk mendesain itu semua, tapi gak apa, demi berdirinya toko online kita, maka kita harus semangat, nah setelah berdiri, lalu apa ? ya pada Bab V sampai Bab VIII harus lebih berjuang lagi nih hehehe, pembaca sudah sampai pada pembahasan mengenai Promosi Toko Online,  Menganalisis Pengunjung Web dan Mendapatkan Pelanggan serta Beberapa Referensi Toko Online, membaca Bab VIII , semangat pembaca makin membara deh, jadi tahu perjuangan jatuh bangun online shop Ladakahandicraft, Raja Undangan dan Dapur Hangus.

Buku SMTO adalah Buku Panduan yang Sabar

Ternyata buka orang saja yang memiliki sifat sabar, tapi buku juga hehehe. Untuk satu dan   lain hal, saya adalah orang yang paling anti dengan buku tutorial terkait teknologi, makanya kalau pun perlu sangat dengan buku-buku tersebut saya lebih memilih yang ramah pemula. Sukses Membangun Toko Online termasuk buku panduan yang ramah pemula.Penjelasan dalam buku ini bersifat sederhana, mudah dicerna, informatif dan aplikatif. Dan saya gak berhenti bacanya, dalam satu hari selesai dah. ^_^

Namun, saya penasaran berat dengan Mbak Carolina Ratri ini, secara gak mudah menyusun dan menulis buku panduan, apalagi kalau bukan penulisnya pernah terjun langsung ke ranah yang sedang ia bahas dalam bukunya. Setelah stalkingternyata penulis memiliki toko online juga ^_^, namun mengapa tidak ia cantumkan dalam biodatanya yah :D biar makin laris hehehe, tapi pun tutorial dalam buku ini memakai nama toko online-nya kok, udah pasti makin laris, hanya saja dicantumkan di biodata biar pembaca makin haqqul yakin bahwa pembaca belajar dari sang ahli loooh :D.

Saya yakin banget buku panduan membangun toko online tersebar merata dengan berbagai variasi judul dan bonus-bonus, tapi SMTO beda, tak hanya menawarkan janji tapi realistis * berasa kampanye yah hahaha *maksud realistis disini, bahwa penulis telah sampaikan dari awal membuka toko online juga perlu kerja keras, jenderal \(^0^)/ , diantara kelebihan yang ada dalam buku ini, pun pasti ada kekurangan, ada typo pada halaman 16 ( tannga seharusnya tangga), lalu ukuran screenshot-nya mini mini T_T * jus wortel mana jus wortel* , berharap selain cover-nya yang colourful, beberapa imagedalam buku ini juga ada warna, ^_^tapi saya paham pun bila ada warna costbuku jadi bertambah deh, yang tadinya ramah pemula dan ramah kantong eh jadi gak ramah kantong :D belum lagi bila ditambah bonus CD tutorial,  bila pun tidak ada, penulis bisa menyediakan tutorial yang di upload ke You Tube,  nah seandainya pembaca ada yang kurang jelas, langsung bisa mengunjungi tutorial versi video di You Tube, ini saran aja Mbak Carolina ^_^ semoga bermanfaat.

Oh ya, di awal saya ada menceritakan sosok Mbak Ratna, pelaku bisnis onlinejuga, saya pikir buku how to­  Mbak Carolina yang punya nama akun twitter @redcarra ini cocok disandingkan dengan novel  Benci Tapi Cinta-karangan Mbak Ratna Dks, ia menuliskan tokoh novelnya yang step by step membangun toko online, bisa dibilang Benci Tapi Cinta adalah buku Sukses Membangun Toko Online versi fiksinya hehehe.


Anyway,terlepas dari segala kekurangan yang ada, buku ini cukup membantu kita khususnya pembaca perempuan untuk lebih berdikari, untuk tidak menganggurkan gadget sebatas ‘say hello, chit chat, gaya gayaan’ tapi juga bisa mengoptimalisasi gadget kita menjadi sesuatu yang menambah passive income, selain itu cocok banget dibaca oleh pemula dalam dunia bisnis online, apalagi dibaca oleh yang pernah buka toko online namun mandeg, nah buku yang ditulis oleh seorang yang begitu menggilai media social, visual dan marketing communication, blogger serta pelaku bisnis online, Carolina Ratri, semoga mampu menyulutkan api semangat berbisnis online lagi.

Selamat Membaca! Selamat Berbisnis Online!

Tulisan review ini diikutsertakan dalam Book Review Contest ^o^




Kamis, 09 Oktober 2014

Kupas Tuntas Tip dan Trik Menang Kontes Blog


‘Dulu kita hidup di desa lalu kita hidup di kota dan sekarang kita akan hidup di internet’  - The Social Network -

            Memiliki blog agaknya sudah menjadi gaya hidup banyak kalangan, baik itu pelajar, mahasiswa, dosen, politisi, pengusaha bahkan ibu rumah tangga. Blog adalah singkatan dari web blog. Sekitar Desember 1997  istilah blog dipopulerkan oleh John Barger untuk menyebutkan website pribadinya yang selalu diisi berkala, sekarang blog bisa berisi konten poto, video, atau tulisan yang diposting pengelolanya.
            Seiring perkembangan zaman yang awalnya blog disebut juga sebagai diari elektronik yang berisi catatan harian, justru sekarang blog menjadi multifungsi. Sebagian perusahaan memfungsikan blog untuk memposting produk mereka, ibu rumah tangga nge-blog untuk memposting resep masakan terbaru atau hasil kerajinan tangan, seorang politisi nge­-blog untuk media kampanye.
            Mengetahui lebih lengkap lagi tentang asal usul blog, berikut ada video menarik yang menjelaskan Apa Itu Blog?

            Bagaimana? Komplit bukan? Penjelasannya? Atau jadi makin gak tahu, bahkan hampir menangis, soalnya pengisi suara video tersebut pakai Bahasa Inggris :D gak apa yah, hitung-hitung mengasah kemampuan berbahasa inggris kamu juga ^_^
            Back to the topic, nge-blog sejauh ini amat sangat memberi manfaat, khususnya bagi saya pribadi. Bagi saya, dengan kemudahan internet yang ada, kemudian ditambah pengguna smartphonemeningkat tajam, saya pikir dengan memiliki blog, berarti kita mempunyai salahsatu wadah untuk menyampaikan informasi bermanfaat secara cepat.
Awal sekali nge-blog itu tahun 2008, saya buat blog pertama saya otodidak, beli buku kemudian berjam-jam di warnet demi membuat blog hehehe, setelah punya bluser (nama netbuk saya) saya pernah seharian hanya untuk mempercantik blog, dan masih saya pakai sampai sekarang, belum saya ubah template dan aksesorisnya hehehe, karena tahu sakitnya pilah pilih template dan mempercantik blog hihihi :D #lebaaayy
            Jadi, selama tahun 2008 itu, sampai 5 tahun kemudian saya punya blog, postingannya masih seputar catatan pengalaman pribadi. Sesekali ikutan give awayyang menjadikan blog sebagai syarat lomba, hadiahnya gak banyak-banyak, buku, merchandise seperti mug lucu itupun sudah senang banget. Berikut beberapa postingan tulisan saya yang diapresiasi hadiah ^_^Me and Sheilabooks, A to Z tentang Cinta dan Patah Hati, 8 Strategi Taklukkan Hati Pria.
            Kemudian, mulailah ikut kompetisi blog yang hadiahnya besar, eh itu pun belum beruntung, meskipun begitu, lomba yang diikuti menjadi stimulus untuk menjaga semangat menulis dan update blog hahaha, bila pun tulisan keluar sebagai juara itu mah bonus *padahal ngarep bangeeettt :P*
            Lama-kelamaan gerah juga, sudah rajin ikut kontes blog, kok gak ada yang nyangkut satupun sebagai pemenang. Suatu hari, tahun 2012 *eaaak, kayak mendongeng pulak* saya blogwalking dan nyasar di blog Mas Harris Maulana, sekilas blognya sederhana bingiiittt, tapi jangan salah weee, dari blog itu dia pernah menang kontes blog yang hadiahnya jalan-jalan keluar negeri, selain itu ada juga yang hadiahnya rumah, ngiler gak tuh, dan Alhamdulillahnya dia menerbitkan buku, wohoooo senang hati saya, terkadang solusi dari permasalahan, selain google, baca buku yang berhubungan dengan masalah kita itu juga merupakan usaha mencari solusi :D Judul bukunya Tips dan Trik Menang Kontes Blog, langsung dah saya beli, mikirnya waktu itu, dari uang Rp.25.000 (harga buku tersebut) kemudian saya praktekkan pengalaman Mas Harris di bukunya, semoga saya bisa melipatgandakan Rp. 25.000 itu, you know what I mean? Yang jelas bukan jaga lilin looohh , hahaha, tapi usaha lagi, hunt informasi kontes blog dimanapun itu berada #halaaah :D
            Gak lama saya baca buku itu *karena isinya dikit, jadi bacanya juga super cepat, gak sampai 3 jam dah selesai* ada info lomba menulis blog, waktu itu yang ngadain Midazz.com, sebuah situs e-payment yang baru launch, jadilah saya menulis untuk lomba tersebut, biasa tiap kali ikut lomba, setelah di post, ya udah, lupakan, konsentrasikan untuk persiapan lomba yang lain, selanjutnya biarkan Allah yang bekerja ^_^, singkat cerita, masuklah email yang menyatakan saya salahsatu pemenang hiburan dari kontes blog tersebut, wuaaah senang syekaaalii saya, sejak saat itu saya kembali bersemangat untuk mengikuti lomba blog, gak peduli menang atau kalah, yang penting menulis. Ini dia link tulisan saya, Gue Gak Cupu Lagi Belanja Online Bersama Midazz
            Berturut saya pun mulai memenangkan beberapa kontes blog, yang paling besar yang saya dapatkan, awal tahun 2014 ini, gadget, hp android, huwaaa, koprol cantik *gimana koprol cantik itu ya? #mikirkeraass* saya waktu membaca pengumuman pemenang.  Liin tulisan saya bisa baca Disini.Dan baru-baru ini saya juga memenangkan kontes blog , Alhamdulillah juara harapan 1. Bisa baca Disini. Pokoknya nge blog itu asik euy. :D Saya sudah merasakan manfaatnya, hanya saja kabar gembiranya, blog belum ada ekstraknya *apaan coba hahaha*
            Jadi sebenarnya, apapun pencapaian saya saat ini bersama blog saya, belum ada apa-apanya, saya masih terus belajar. Kalau pun ditanya seputar tips dan triknya, saya akan bagikan, ^_^
            Untuk informasi Tips Nge-Blog, kamu bisa baca postingan di blog ini yah, lengkap kap kap. Soalnya, untuk kamu yang baru awal sekali punya blog, memang bagus sekali bila langsung bersemangat untuk ikut kontes blog, hanya saja, tanyakan kembali niat dasar kamu buat blog, apakah untuk wadah ikut kontes blog, untuk gaya gayaan, atau untuk curcol :D ?, saran saya niat awal untuk punya blog sebaiknya karena Allah Ta’ala, *duh berat ya, hehehe tenang Mas dan Mba Bro, giliran nyinggung agama aja udah alergi, jangan lah ya* maksudnya, dengan kamu punya blog, kamu bisa leluasa menyampaikan apa yang kamu rasa dan alami, entah itu pengalaman pribadi yang ada hikmahnya, atau liputan yang berisi informasi berharga yang seluruh umat manusia sejagad raya wajib tahu, ilmu disimpan gak baik loh, ntar cepat lupa. :D
            Sedangkan untuk tips dan trik memenangkan kontes blog, saya kutip dari Buku Harris Maulana yang berjudul Tips dan Trik Menang Kontes Blog penerbit Elex Media Komputindo (2012) dengan penambahan seperlunya berdasarkan pengalaman saya.
sumber: google.com
#1 Carilah Kontes Blog yang berkualitas
Ciyeee yang semangat ikutan kontes blog, tapi gak semua lomba diembat, dibaca teliti terlebih dahulu, hindari kontes blog yang mengandalkan komen atau like terbanyaklah yang menang, kayaknya gak adil banget, sejauh ini masih banyak kok kontes blog yang lebih mengutamakan kualitas tulisan dan originallitas penulisnya. Dan hindari juga yang membuat syarat ‘berbayar sekian rupiah’, justru kita (blogger) yang di apresiasi, bersebab susah payah kita menuangkan ide ke dalam tulisan yang enak dibaca.
#2 Kumpulkan Bahan Tulisan Sebanyak-banyaknya
Nah, sudah ketemu dengan Kontes Blog yang kece? *hadiahnya, hahaha* maksudnya kece juga syaratnya *gak ribet*, kalau sudah saatnya bereksplorasi. Ada banyak jenis kontes blog, diantaranya kontes blog yang diadakan sebuah perusahaan misalnya yang hendak promo, tentu kita harus kepo dong, kumpulkan informasinya, ada juga kontes blog yang mengutamakan pengalaman kita, So, kalau yang ini lebih asyik lagi kan?, ada juga yang kedua-duanya, promo produk/program/perusahaan sekaligus mengaitkannya dengan pengalaman kita dengan produk/program/perusahaan. Selain itu, tips tambahan dari saya, bacalah terlebih dahulu tulisan peserta lain yang sudah duluan posting, biasanya saya googling dengan judul/tema yang disyaratkan penyelenggara, lalu saya kumpulkan tulisan peserta, kemudian saya pelajari deh sudut pandang mereka, dan saya pun mulai menulis dengan sudut pandang beda yang belum dibahas peserta lain ^_^, kalau begini, kemungkinan menang kamu lebih besar *pengalaman banget yak hahahah*
#3Mulailah Menulis
Hei, serius amat, jangan bengong, sampai di step tiga ini, yang kamu lakukan ya harus segera menulis, hindari mepet deadline yak, karena kita tidak bisa memprediksi apa yang terjadi di garis mati itu :D, bisa jadi internet diseluruh dunia padam pada menit ke 10 sebelum jam 12 malam, padahal deadline jam 00.00 WIB, atau kamu, bisa jadi saat deadline, tugas sekolah atau kuliah lagi borongan minta dikerjakan, deadlinenya kompakan gitu deh, atau bisa jadi yang parahnya, kamu lupa kalau ada lomba blog, rajin ngumpul infonya doang, buat apa -_-“
#4 Rajin Promosi Blog
 Bila tulisan kamu sudah jadi dan sudah di post di blog, saatnya promosi ke penjuru alam raya ini, manfaatkan broadcast di BB, isi  personal message kamu dengan link blog kamu, jadi pm kamu gak galau melulu, namun menghasilkan dan bermanfaat buat orang banyak, buat status facebook pastikan promosi link blog juga jangan ketinggalan, pokoknya promosi promosi dan promosi.
Satu hal lagi yang ngebantu blog kamu tersebar luas, adalah gabung dengan komunitas blog baik itu yang local ataupun nasional, kalau di Medan, ada Blogger Medan Community namanya, kalau skala nasional, buat yang cewek nih, bisa gabung di Kumpulan Emak-emak Blogger, lalu untuk blog Kompasiana *FYI, saran saya kamu perlu juga punya akun blog disini, adminnya sering ngadain lomba blog gitu, very recommended  untuk diikuti lomba-lomba blog dari Kompasiana* ada grup Facebooknya juga, ‘Kompasiana’.
Oh ya, blogwalking dan leave comment sambil cantumkan link blog kamu juga oke tuh, jadi selain dapat ilmu, nambah kawan, eh blog kamu jadi banyak pembacanya juga. 
#5 Menulis lagi
Biasanya penyakit yang muncul ketika sudah posting satu tulisan, adalah mandeg dan menunggu. Yaelah, gak boleh sampai mandeg, hunt lagi info lomba blog, kumpulkan bahan lagi, yang sudah dipost gak usah ditunggu pengumumannya *pura pura lupa aja, berharap bila sudah diumumkan eh ada teman yang ngabarin, terus bilang, ‘ciyeee yang menang lomba blog’ terus kita kaget gitu ya kan, ‘masak siiih’ langsung buru-buru ngecek kebenarannya* :D Bahagianya itu disiniiiih *ngelirik blog kece akuuh*
#6 Saatnya Melirik Penyedia Layanan Domain dan Hosting
Nah, biar blog kamu lebih kece lagi dan nge-blog jadi lebih semangat, kamu bisa buat blog kamu menggunakan domain '.com' , atau bisa juga menggunakan jasa penyedia layanan hosting agar tulisan kamu lebih 'save' dan mudah di akses pembaca kamu. Dan kalau kamu bingung penyedia jasa layanan mana yang keren untuk membantu kamu, saya punya informasinya nih, Qwords jawabannya, Qwords adalah sebuah perusahaan Web Hosting Indonesia. Lebih lengkapnya, kamu bisa baca frequently ask question-nya yah, dijamin blog kamu bakal makin cantik dan cakep hehehey.
            Hah, ngebagi ilmu itu rasanya kayak transfer tenaga dalam gitu *berasa syuting sinetron CCSN gitu* Cantik Cantik Suka Nge-Blog #jiaahahaha maksa :P. Well, semoga bermanfaat, Happy Blogging! 

Barakallah atas Milad yang ke 2  Blogger Medan Community. Semoga semakin berjaya ^_^ dan blogger Medan makin kompak :D
#Tulisan ini diikutsertakan pada Lomba Menulis Blog dalam rangka Semarak 2ndAnniversary Blogger Medan Community
http://www.bloggermedan.org/semarak-2nd-anniversary-blogger-medan-community/